Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Obat Covid-19 Milik Pfizer Bakal Mulai Diedarkan Bulan Ini

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 09 Januari 2023 18:53 WIB
https: img.vklogger.com content 2023 01 09 620 2743040 obat-covid-19-milik-pfizer-bakal-mulai-diedarkan-bulan-ini-qHv6txuexn.jpg Ilustrasi Obat Covid-19. (Foto: Freepik)

INDONESIA akhirnya akan memiliki obat oral untuk Covid-19. Obat tersebut dibuat oleh Pfizer bernama Nirmatrelvir dan Ritonavir. Obat ini pun akan didistribusikan di beberapa kota besar di Indonesia bulan ini.

Obat oral Covid-19 yang sudah mendapat izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tersebut dapat diakses di sejumlah rumah sakit swasta dan beberapa apotek di wilayah Jabodetabek, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Bali, Medan, dan Makassar.

"Terapi ini menggunakan Nirmatrelvir, protease inhibitor baru yang dikembangkan di laboratorium Pfizer yang dirancang untuk memblokir aktivitas protease inhibitor (Mpro) utama SARS-CoV2, enzim yang digandakan virus corona," papar Nora T. Siagian, Presiden Direktur PT Pfizer Indonesia dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal, Senin (9/1/2023).

"Terapi ini dapat membantu mengurangi tingkat keparahan atau timbulnya penyakit pada pasien yang tertular Covid-19," tambahnya.

Obat ini, lanjutnya, berperan penting dalam membantu mengurangi rawat inap terkait Covid-19 dan kematian pada pasien dengan tingkat risiko tinggi. Sudah lebih dari 70 negara memberikan izin EUA terhadap obat tersebut. Nirmatrelvir [PF-07321332], yang berasal dari laboratorium Pfizer, dirancang untuk memblokir aktivitas Mpro, enzim yang digandakan virus corona.

"Pemberian bersama dengan Ritonavir dosis rendah membantu memperlambat metabolisme, atau kerusakan, dan bagi Nirmatrelvir agar tetap aktif dalam tubuh untuk jangka waktu yang lebih lama pada konsentrasi yang lebih tinggi untuk membantu memerangi virus," terang laporan kesehatan ini.

Follow Berita Okezone di Google News

Nirmatrelvir dirancang untuk menghambat replikasi virus pada tahap yang dikenal sebagai proteolisis, yang terjadi sebelum replikasi RNA virus. Dalam studi praklinis, Nirmatrelvir tidak menunjukkan bukti interaksi DNA mutagenik.

Nirmatrelvir/Ritonavir, akan bekerja secara intraseluler dengan mengikat Mpro (protease 3CL) yang sangat terkonservasi dari virus SARS-CoV-2 untuk menghambat replikasi virus. "Nirmatrelvir telah menunjukkan aktivitas antivirus pada vitro yang konsisten terhadap varian Covid-19 seperti Alpha, Beta, Delta, Gamma, Lambda, Mu, dan Omicron BA.1, BA.2 dan BA.4," tambah laporan Pfizer.

Nirmatrelvir/Ritonavir umumnya diberikan dengan dosis 300 mg (dua tablet 150 mg) nirmatrelvir dengan satu tablet Ritonavir 100 mg. Diberikan dua kali sehari selama lima hari.

Satu karton berisi lima kemasan blister Nirmatrelvir; Ritonavir, sebagai tablet Nirmatrelvir yang dikemas bersama dengan tablet ritonavir, memberikan semua dosis yang diperlukan untuk lama pengobatan lima hari penuh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone