Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menlu Malaysia Sanjung Gus Dur: Memiliki Watak yang Dapat Menghibur

Widya Michella, Jurnalis · Jum'at 30 Desember 2022 10:43 WIB
https: img.vklogger.com content 2022 12 30 620 2737030 menlu-malaysia-sanjung-gus-dur-memiliki-watak-yang-dapat-menghibur-R1iz7903uy.jpg Menlu Malaysia mengunjungi PBNU. (Foto: PBNU)

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Malaysia, Zambry Abdul Kadir mengunjungi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf di kantor PBNU, Jakarta Pusat, pada Kamis (29/12/2022).

Zambry mengatakan bahwa kunjungannya selain karena keinginanya sendiri. Dia mengaku sangat mengenal sosok pemikir di lingkungan NU, seperti KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

"Ini pilihan saya. Jadi, (kunjungan) ini suatu hal yang menarik untuk dilakukan dalam hubungan kita bukan hanya melibatkan hubungan secara resmi tetapi saya juga mengambil kesempatan untuk mengunjungi NU dan perkembangan-perkembangan besar NU agar dapat bertukar pikiran,"kata Zambry dikutip dalam laman resmi NU Online, Jumat (30/12/2022)

Dirinya telah mengenal Gus Dur sejak lama dimana saat ia masih bekerja di kantor wali kota, Kuala Lumpur, Malaysia. Pada saat itu, Gus Dur sering berkunjung bahkan banyak melakukan diskusi dengannya.

“Waktu saya bekerja di wali kota, Gus Dur sering main ke departemen saya. Jadi, saya selalu bermain dan berbincang dengan Gus Dur,”tutur dia.

Gus Dur, kata dia, tidak hanya sosok yang menyenangkan tetapi juga patut mendapat penghormatan dari semua kalangan.

“Gus Dur itu memiliki watak yang dapat menghibur lawan bicaranya. Beliau itu orang layak kita hormati,”katanya.

Follow Berita Okezone di Google News

Ketum PBNU Gus Yahya mengucapkan, terima kasih atas kunjungannya ke PBNU. Dia mengatakan bahwa NU sendiri memiliki cabang istimewa di Malaysia.

"Alhamdulillah, terima kasih atas lawatannya ke PBNU. Di Malaysia kita juga punya cabang istimewa, dan kami buat semacam itu di beberapa negara. Salah satu yang paling aktif di Mesir,”kata dia.

Gus Yahya juga menghadiahi Menlu Zambry buah tangan berupa globe dari kaca yang disokong tiang-tiang berwarna emas, di antara tiang-tiang tersebut tersemat ukiran nama ‘Nahdlatul Ulama’ dan berfoto bersama.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone