Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lansia 60 Tahun yang Meninggal Akibat Covid-19 Tembus 51%, Gara-Gara Tak Divaksin

Kevi Laras, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2022 19:33 WIB
https: img.vklogger.com content 2022 12 02 620 2719594 lansia-60-tahun-yang-meninggal-akibat-covid-19-tembus-51-gara-gara-tak-divaksin-v2PNg8ACnn.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Shutterstock)

MEREKA yang meninggal karena Covid-19 di Indonesia memang didominasi oleh kelompok lanjut usia (lansia) yang belum divaskinasi Covid-19. Oleh karena itu, pemerintah memang mendorong vaksinasi Covid-19 dan juga booster.

Memang, banyak lansia yang masih belum melakukan vaksinasi lengkap ataupun booster 1 dan 2 atau tidak sama sekali. Hal ini menjadi sorotan Kementerian Kesehatan ditengah berbagai varian bermunculan.

Angka kematian dilaporkan sebanyak 2.449 dari jumlah pasien, yang dirawat sejumlah 17.442. Laporan ini mencerminkan bahwa peran penting vaksinasi, untuk melindungi diri dari kondisi berat saat terinfeksi Covid-19.

"Kemudian dari yang dirawat itu 2.449 yang meninggal dari 17.000 tadi ya. Ini setelah kami kaji yang dikaitkan dengan vaksinasi bahwa lansia di atas 60 lebih (ke atas) belum divaksin itu 51% meninggal," kata Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril dalam Konferensi Pers Update Covid-19.

Berdasarkan data sejak 4 Oktober sampai 21 November 2022, dijelaskan memang didominasi kelompok lansia. Dengan status belum melakukan vaksinasi Covid-19, berikut rinciannya:

-60 tahun lebih: 51% meninggal belum divaksin, 7% meninggal baru dosis 1, 24% dosis 2, 18% Booster.

-50 sampai 60 tahun: 41% belum vaksin, 9% vaksin dosis 1, 29% vaksin dosis 2, dan 21% Booster.

-16 sampai 49 tahun: 38% belum vaksin, 11% vaksin dosis 1, 33% vaksin dosis 2 dan 18% Booster

-0 sampai 18 tahun: 72% belum vaksin, dan 21 vaksin dosis 2

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara itu, data pasien meninggal pada tanggal yang sama, berdasarkan status vaksinasi Covid-19. Dikatakan didominasi oleh mereka yang belum pernah vaksinasi Covid-19, berikut rinciannya;

-Booster, sebanyak 442 orang atau 18%

-Vaksin dosis 2, sebanyak 647 orang atau 26%

-Vaksin dosis 1, sebanyak 189 orang atau 8%, dan

-Belum vaksin, sebanyak 1.171 orang atau 48%

"18% pasien yang meninggal dirawat tadi itu tidak atau belum dibooster ya. Sedangkan divaksin 2 itu 26% dan belum divaksinasi ada 48%, berarti sangat tinggi," jelas dr Syahril

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone