Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Era Energi Bersih, PLTA Rp275 Triliun Groundbreaking pada Desember 2022

Khairunnisa, Jurnalis · Senin 14 November 2022 10:07 WIB
https: img.vklogger.com content 2022 11 14 620 2706884 era-energi-bersih-plta-rp275-triliun-groundbreaking-pada-desember-2022-JYg16xFoot.jpg PLTA Rp275 Triliun Groundbreaking Desember 2022

BALI - Indonesia akan memiliki PLTA terbesar yang dibangun di Kalimantan Utara (Kaltara). PLTA ini merupakan proyek PLTA Kayan Cascade di Kaltara.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan bahwa PLTA Kayan Cascade adalah sebuah era baru dari proses produksi energi di Indonesia.

Menurutnya, PLTA Kayan Cascade adalah bukti jika Indonesia mampu berkegiatan produktif yang sejalan dengan prinsip-prinsip ramah lingkungan.

"Ini adalah sejarah dan jawaban masa depan," kata Moeldoko dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (14/11/2022).

BACA JUGA:PLTA Terbesar Asean Dibangun di Indonesia, Menko Airlangga: Ini Jadi Perhatian Jokowi 

Hal ini dikatakan Moeldoko usai acara The Signing Ceremony of Principles Agreement for Project Cooperation Related to Energy Transition between PLN and Sumitomo Corporation di sela-sela perhelatan G20 di Hotel Intercontinental Sanur Denpasar, Minggu 13 November 2022.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala KSP Moeldoko, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, Presiden Direktur Sumitomo Corporation Masayuki Hyodo, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kenji Kanasugi, dan Kepala Perwakilan Sumitomo di Indonesia Eko Hadipermana. Adapun dari PT Kayan Hydro Energy (KHE) hadir Direktur Utama Andrew Suryali.

PLTA Kayan Cascade berkapasitas 9.000 Megawatt (mw) dengan nilai investasi total USD17,8 miliar atau setara Rp275,9 triliun (kurs Rp15.500 per USD). Fasilitas terbaru ini nantinya bakal mengakselerasi niatan pemerintah Indonesia dalam Paris Agreement dan CPOP26 terkait ekonomi hijau.

"Desember nanti kita groundbreaking," tegasnya.

Moeldoko juga menyampaikan jika PLTA Kayan Cascade adalah salah satu bagian penting dari pemerintahan Presiden Jokowi. Pasalnya, fasilitas infrastruktur ini adalah proyek investasi terbesar di hampir 10 tahun belakangan.

"Ini akan menjadi legacy dari pemerintahan Pak Jokowi," katanya.

 

Follow Berita Okezone di Google News

PLTA Kayan Cascade juga merupakan bentuk nyata dari dukungan terhadap komitmen pemerintah Indonesia dalam Paris Agreement dan CPOP26 terkait ekonomi hijau.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia telah berkomitmen dalam mempercepat transisi energi. Selain mematok target bauran energi dari Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23% pada 2025, Presiden Joko Widodo juga menegaskan komitmen Indonesia dalam pemenuhan Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat.

Proyek PLTA Kayan Cascade ini sudah berjalan sejak 2011. Konstruksi bendungan pertama akan dimulai pada awal 2023 dan diperkirakan selesai pada tahun 2027.

Listrik yang dihasilkan oleh proyek PLTA ini akan menyuplai kawasan industri hijau yang dikembangkan PT Indonesia Strategis Industri (ISI) dan kebutuhan listrik di Pulau Kalimantan pada umumnya.

Dengan terbangunnya PLTA Kayan Cascade maka daya tarik kawasan industri hijau ini akan semakin kuat bagi seluruh kalangan industri yang peduli pada pengurangan emisi karbon.

Selain itu, dalam rangka mendukung program percepatan transisi energi dan peningkatan energi terbarukan di dalam bauran energi nasional, melalui inisitif PLN, KHE dan Sumitomo Corp berkomitmen membantu percepatan pengurangan emisi karbon sesuai komitmen Pemerintah Indonesia di dalam Paris Agreement dan COP26.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone