Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mendag Zulhas Sebut Kerja Sama Global hingga Nasional Kunci Hadapi Resesi

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Rabu 09 November 2022 12:25 WIB
https: img.vklogger.com content 2022 11 09 620 2703936 mendag-zulhas-sebut-kerja-sama-global-hingga-nasional-kunci-hadapi-resesi-s3GWLzUQet.jpg Mendag Zulkifli Hasan (Foto: MPI)

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyatakan bahwa kerjasama pada level global maupun nasional adalah kunci penting dalam menghadapi ancaman resesi. Sejauh ini, Indonesia masih memperlihatkan tren positif dalam menjaga tingkat inflasi dan mempertahankan kinerja perdagangan.

"Indonesia akan semakin maju kalau kita berkolaborasi dan bekerja sama, itu kunci penting untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia," jelas Mendag Zulhas saat menjadi pembicara pada kuliah umum di Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatra Utara, dikutip Rabu (9/11/2022).

Menurutnya, tantangan berat perekonomian di setiap negara dapat dihadapi dengan kerja sama antara seluruh pihak. Selain itu, kerja sama juga diperlukan dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju pada 2045.

“Kita patut bersyukur karena di tengah tantangan global, ekonomi Indonesia tumbuh 5,72 persen YoY pada kuartal III-2022. Neraca Perdagangan Indonesia juga surplus selama 29 bulan berturut-turut. Bahkan, pada Januari-September 2022, surplus mencapai USD 39,87 miliar. Hal tersebut tentunya tidak lepas dari hasil sinergi seluruh para pemangku kepentingan dalam menjaga perekonomian nasional,” tutur Mendag Zulhas.

Terkait kondisi perdagangan internasional Indonesia, dia memaparkan bahwa sudah waktunya Indonesia fokus bermitra dagang dengan negara nontradisional dan mulai semakin memanfaatkan toll way yang disiapkan Kementerian Perdagangan melalui perjanjian perdagangan internasional.

Follow Berita Okezone di Google News

“Kemendag memprioritaskan penetrasi pasar ekspor nontradisional melalui promosi, misi dagang, dan pembentukan kerja sama perdagangan melalui skema Preferential Trade Agreement (PTA), Free Trade Agreement (FTA), maupun Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA),” imbuh Zulhas.

Sedangkan, di dalam negeri, lanjutnya, harga barang kebutuhan pokok saat ini terpantau stabil.

“Untuk minyak goreng curah yang menjadi tugas khusus dari Presiden RI, saat ini harganya sudah di bawah harga eceran tertinggi (HET), yaitu Rp13.800 per liter. Selain itu, Minyakita juga sudah tersedia di 34 provinsi termasuk Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Dengan begitu, masyarakat dapat dengan mudah memenuhi kebutuhannya,” imbuhnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone