Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PLN Berhasil Kurangi 32 Juta Metrik Ton Emisi Karbon Tahun Ini

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 09 November 2022 11:31 WIB
https: img.vklogger.com content 2022 11 09 620 2703880 pln-berhasil-kurangi-32-juta-metrik-ton-emisi-karbon-tahun-ini-VTFVdttBPA.jpg PLN (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa PLN berhasil mengurangi 32 juta metrik ton emisi karbon gas rumah kaca sepanjang 2022.

"Saya di sini dengan bangga mengatakan bahwa tahun ini kami sukses mereduksi 32 juta metric ton emisi C02. Melampaui target NDC kita," ujar Darmawan dikutip Rabu (9/11/2022).

Dia menjelaskan dalam mencapai angka tersebut, PLN melakukan pendekatan holistik yakni, menambah kapasitas pembangkit energi terbarukan (EBT), mengolah hasil gas buang menjadi energi listrik, menggunakan teknologi pembangkit batu bara yang lebih efisien, dan menerapkan co-firing biomassa.

"Kita lakukan yang terbaik dan bergerak sejauh yang kita bisa. Tahun lalu, 13 gigawatt pembangkit batu bara yang masih dalam perencanaan, kami hapus sehingga menghindarkan kita dari 1,8 miliar metric ton emisi CO2 selama 25 tahun ke depan," kata dia.

Darmawan mengakui berbagai usaha itu masih belum cukup, sehingga PLN perlu menambahkan ruang yang lebih besar untuk menambah porsi pembangkit EBT. Mengingat saat ini PLN terus meningkatkan pemanfaatan pembangkit EBT yang berbasis tenaga surya, panas bumi, hidro, hingga ombak.

"Kami secara agresif meningkatkan pemanfaatan EBT. Sehingga setiap potensi EBT yang ada akan kami maksimalkan. Bersamaan dengan itu, kami perlu meningkatkan kapasitas teknologi guna mengakomodasi fluktuasi supply-demand untuk sistem baru tersebut," ucapnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Oleh karena itu, untuk mencapai target NZE di 2060, PLN melakukan pendekatan melalui 8 inisiatif yang saat ini dijalankan. Inisiatif tersebut terdiri dari pensiun dini pembangkit fosil, pilot proyek co-firing hidrogen dan amonia, menambah pembangkit energi terbarukan (EBT), layanan energi hijau, co-firing biomassa, inisiasi carbon capture storage, peluncuran smart grid control system, dan membangun ekosistem kendaraan listrik.

Selain itu, Darmawan menilai pemanasan global adalah tantangan bersama dan membutuhkan strategi dari seluruh dunia baik dari teknologi, inovasi, hingga investasi. "Paradigma kita mesti berubah. Satu-satunya jalan keluar adalah dengan kolaborasi," jelasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone